Bagaimana Traveling Yang Aman dan Nyaman Dengan Bayi

Posted by kinderstreet 14/07/2016 0 Comment(s)

Bagaimana Traveling Aman dan Nyaman Dengan Bayi

 

Apakah bisa traveling dengan aman dan nyaman dengan membawa bayi? Pertanyaan tersebut kerap muncul dibenak orang tua yang ingin melakukan traveling baik untuk urusan bisnis ataupun liburan. Tentu saja bisa, dari pengalaman pribadi saya membawa baby T (pada saat itu usia 4 bulan) untuk liburan singkat ke Singapore sebenarnya hal tersebut dapat dilakukan dengan beberapa catatan yang perlu diperhatikan. 

 

Umur Bayi

 

Ini adalah faktor pertama yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan traveling dengan si kecil. Jika bayi masih berusia dibawah 3 bulan maka sangat tidak dianjurkan untuk bepergian dan jauh dari rumah dalam waktu yang cukup lama. Hal ini karena pada usia tersebut bayi masih beradaptasi dengan lingkungan diluar rahim sehingga bayi membutuhkan banyak waktu istirahat. Selain itu pada usia tersebut risiko bayi terkena penyakit lebih besar dibandingkan jika sudah lebih besar.

Umur bayi yang ideal untuk ikut traveling adalah usia 4 bulan keatas, pada usia tersebut juga bayi sudah bisa dibawa dengan pesawat dalam jarak pendek (tidak lebih dari 2 jam). Umur 4 bulan juga merupakan usia minimum yang direkomendasikan kebanyakan dokter anak.

 

Kesehatan Bayi

 

Jika bayi anda mempunyai kondisi kesehatan khusus seperti ashma atau kurang darah maka terlebih dahulu perlu diperhitungkan apakah penanganan kondisi tersebut dapat dilakukan dengan baik oleh orang tua selama bepergian? jika sulit maka lebih baik menunda traveling sampai dengan kondisi bayi sehat. Selain itu jika bayi baru saja mengalami sakit maka lebih baik jika berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu mengenai kondisi anak.

 

Perencanaan / Itinerary

 

Rencanakan itinerary sebaik-baiknya, pilih tujuan wisata yang ramah untuk bayi. Misalnya untuk destinasi wisata lokal maka Yogjakarta, Bandung, Lembang dan Bali merupakan pilihan yang aman karena dapat dicapai dalam waktu yang tidak terlalu lama selain itu tempat wisatanya mudah dijangkau dengan transportasi yang tersedia.

Setelah memilih tujuan wisata selanjutnya yang harus dilakukan adalah memilih hotel yang cocok untuk bayi anda, pilih hotel yang menyewakan kamar pribadi dengan  luas kamar cukup untuk menaruh barang-barang bayi dan lingkungan hotel yang tidak berisik. Review dari situs-situs booking hotel dan tripadvisor.com dapat dijadikan referensi yang baik.

Setelah memilih hotel yang selanjutnya harus dilakukan adalah merencanakan jadwal perjalanan sesuai dengan kebutuhan istirahat bayi. Usahakan agar jadwal perjalanan tidak mengurangi waktu istirahat bayi, misalnya bayi anda biasanya bangun jam 7 dan tidur malam mulai jam 8 maka jadwal untuk perjalanan juga harus dimulai dari jam 8 pagi dan diakhiri pada jam 7 malam.

 

Lengkapi Perlengkapan dan Kebutuhan Bayi

 

Bawa persediaan popok, makanan pendamping asi, dan lain-lain  sesuai dengan rencana durasi perjalanan. Untuk popok tambahkan cadangan yang cukup. Dalam mempersiapkan perlengkapan bayi yang biasanya harus dibawah antara lain:

  1. Lightweight Stroller : Yup, stroller yang mempunyai rangka ringan serta mudah dilipat sangat penting sehingga bayi dapat istirahat dalam perjalanan selain itu juga anda dapat menghemat tenaga dalam menggendong.
  2. Gendongan/Baby Carrier: walaupun sudah membawa stroller, gendongan wajib dibawa karena pasti terdapat beberapa tempat yang lebih baik jika tidak membawa stroller. Pilih gendongan yang nyaman dipakai bayi serta memiliki penompang pinggang sehingga orang tua juga tidak cepat pegal.
  3. Mainan: mainan untuk bayi yang berukuran kecil dan dapat digenggam harus dibawa untuk menjaga bayi tetap ceria selama traveling.
  4. Diaper: bawa popok sekali pakai dengna jumlah yang cukup dan dapat menyerap banyak pipis
  5. Baju: baju dan celana bayi harus disesuaikan dengan kondisi tujuan wisata jika tujuan wisata bersuhu dingin bawalah jaket dan baju/celana panjang bayi yang cukup

 

Tags/penandaan: traveling tips parenting

Write a Comment